5 Jenis Makanan Penambah Darah untuk Mencegah Anemia atau Kurang Darah

Indah Sari

Ngulasmerk.com – Ada beragam makanan penambah darah yang dapat Anda konsumsi untuk mencegah anemia atau kurang darah. Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah. Hal ini dapat disebabkan karena kekurangan zat besi hingga masalah genetik.

Anemia dapat menyebabkan proses pengantaran oksigen dan nutrisi oleh darah menjadi terganggu. Namun, hal ini dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi suplemen dan makanan penambah darah. Ada berbagai macam jenis makanan penambah darah yang dapat Anda konsumsi. Seperti sayuran hijau, aneka daging hingga biji-bijian.

5 Jenis Makanan Penambah Darah untuk Mencegah Anemia

Makanan penambah darah

Bagi penderita anemia sangat disarankan untuk mengonsumsi obat dan makanan penambah darah. Makanan tersebut bahkan sangat mudah ditemukan di sekitar kita seperti sayuran hijau, beragam jenis daging hingga olahan biji-bijian. Berikut ini adalah beragam jenis makanan penambah darah yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi anemia Anda.

1. Makanan Tinggi Asam Folat

Jenis makanan tinggi asam folat merupakan salah satu makanan yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi anemia Anda. Asam folat atau vitamin B9 merupakan salah satu nutrisi yang dapat membantu meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Jika tubuh kekurangan asam folat, maka dapat mengakibatkan anemia megaloblastik.

Makanan tinggi asam folat antara lain dapat Anda temukan pada jenis sayuran hijau atau kacang-kacangan. Seperti brokoli, bayam, kacang polong dan kacang merah. Selain itu, ada juga jeroan seperti hati, namun jangan mengonsumsi jeroan secara berlebihan. Sebab, dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh.

Baca Juga :  Perbedaan Bread Improver dan Fermipan untuk Membuat Roti

2. Makanan Kaya Zat Besi

Selanjutnya adalah mengonsumsi makanan yang kaya zat besi yang dapat diperoleh dari beberapa sumber hewani. Seperti ayam, daging merah, makanan laut dan jeroan.

Namun, makanan tersebut juga dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat dalam tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Untuk makanan kaya zat besi dari sumber nabati dapat Anda peroleh dari bayam dan sawi hijau.

3. Makanan yang Mengandung Vitamin A

Makanan penambah darah

Defisiensi vitamin A atau kekurangan vitamin A dapat menghambat tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Pasalnya, tubuh yang kekurangan vitamin A tidak mampu menyerap zat besi dengan sempurna. Sehingga, dapat mempengaruhi pembentukan hemoglobin.

Berikut ini adalah beberapa makanan penambah darah yang mengandung vitamin A.

  • Sayuran berwarna cerah, seperti wortel, tomat dan ubi jalar.
  • Susu sapi dan produk olahannya.
  • Jeroan, seperti hati sapi atau ayam.
  • Telur ayam.

4. Makanan Kaya Tembaga

Jenis makanan yang tak kalah penting dapat menambah sel darah merah dalam tubuh adalah makanan yang kaya tembaga. Dan tembaga ini merupakan salah satu mineral yang berperan membantu tubuh meningkatkan produksi sel darah merah. Jika kadar tembaga dalam tubuh rendah, maka tubuh hanya dapat menyerap zat besi dalam jumlah yang sedikit.

Sehingga produksi hemoglobin menjadi berkurang dan dapat membuat orang tersebut terkena anemia defisiensi zat besi. Maka, pastikan dalam menu makanan sehari-hari Anda menyelipkan beberapa jenis makanan yang kaya akan tembaga. Seperti yang terdapat pada gandum utuh, coklat, kacang-kacangan, buah ceri, daging unggas dan makanan laut.

5. Makanan yang Mengandung Vitamin C

Selain sangat bagus menjaga kekebalan tubuh, ternyata makanan yang mengandung vitamin C juga dapat meningkatkan sel darah merah dalam tubuh. Makanan yang mengandung vitamin C antara lain adalah jeruk, tomat, stroberi dan paprika.

Baca Juga :  8 Merk Tepung Terigu Protein Tinggi untuk Donat

Demikian tadi 5 jenis makanan penambah darah yang dapat mencegah penyakit anemia. Pastikan Anda menyelipkan berbagai makanan tersebut dalam menu sehari-hari Anda. Agar kesehatan Anda senantiasa terjaga.

Artikel Terkait

Bagikan:

[addtoany]

Indah Sari

Indah Sari

Seorang penulis dan blogger yang berdedikasi pada dunia kesehatan dan gaya hidup sehat. Membagikan wawasan dan informasi yang bermanfaat untuk membantu orang lain mencapai keseimbangan dan kesejahteraan dalam hidup.