Rekomendasi 8 Merk Bread Improver untuk Donat yang Bagus

ngulasmerk

Ternyata tidaklah mudah untuk menghasilkan donat yang empuk dan lembut. Sebab, takaran setiap bahannya harus benar-benar pas. Termasuk saat memilih merk bread improver untuk donat yang bagus.

Selain takaran yang pas, kualitas masing-masingnya perlu dipertanyakan terlebih dahulu. Itulah kenapa pentingnya dilakukan pemastian kualitas bahan sebelum proses pembuatan donat dilakukan, sekalipun itu bukan termasuk bahan utama. Contohnya, pemastian kualitas bread improver yang digunakan.

Apa Itu Bread Improver?

Sebelumnya, Bread improver adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan roti atau donat yang tidak wajib dan opsional saja jika butuh Anda mungkin bisa saja tidak menggunakan bread improver ini ke dalam adonan roti dan donat atau jika anda susah mendapatkan bread improver anda bisa menggunakan bahan pengganti bread improver.

Jika Anda tidak menggunakan bread improver akan membuat tekstur, kekokohan, dan serat donat anda mungkin kelihatannya kurang sempurna. Sebab, fungsi utama dari bread improver sendiri adalah membuat donat supaya mengembang dengan sempurna.

Selain sebagai pengembang roti, bread improver ternyata mempunyai fungsi sebagai peningkat cita rasa. Ini dikarenakan proses fermentasinya yang akan lebih baik ketika menggunakan ini.

Pun, hasil roti yang didapatkan nantinya akan lebih lembut dan cita rasanya jauh lebih enak. Pada umumnya, industri roti dengan skala besar menggunakan bread improver untuk menghasilkan tekstur roti yang lebih baik.

Saat ini, bread improver pun telah hadir dalam bentuk bubuk dengan kandungan yang bermacam-macam seperti asam askorbat, enzim, dan tepung soya.

Fungsi Bread Improver

Apa alasan dibalik penggunaan bread improver ini? Selain membuat teksturnya jadi lebih empuk, berikut fungsi bread improver pada donat dan roti.

1. Melembutkan Tekstur Roti

Fungsi emulsifier adalah menyatukan bahan-bahan yang memang sulit untuk bercampur, seperti minyak dan air. Itulah kenapa di dalam bread improver terdapat emulsifier yang siap membuat tekstur roti dan donat lebih lembut.

2. Mempercepat Waktu Fermentasi

Fungsi ragi akan lebih optimal jika menggunakan bread improver. Sehingga, waktu proses fermentasi juga akan lebih cepat. Untuk itu, anda harus tau perbedaan bread improver dengan fermipan atau ragi.

Bread improver sangat berguna sekali bagi pabrik yang membuat roti berskala besar. Apalagi, jika memang harus berpacu dengan waktu. Sehingga, target produksi dapat segera dipenuhi dengan adanya bread improver ini.

Baca Juga :  Ini Dia! Perbedaan Soft Bread dan Bread Improver

3. Gluten Penahan Kerangka Roti yang Sedang Mengembang

Proses bekerja bread improver pada poin ini adalah secara kimiawi, yaitu menguatkan gluten yang terjadi ketika proses pengadukan. Selanjutnya ini disebut sebagai oven spring.

4. Mempercepat Ragi untuk Memproduksi Gas

Apabila ragi dapat memproduksi gas dengan cepat, tentu saja roti dan donat yang sedang diproses, proses pengembangannya akan lebih sempurna.

Adapun mineral yang terdapat di dalam bread improver berfungsi memberikan suplemen pada ragi supaya dapat bekerja semaksimal mungkin. Alhasil, donat dan roti pun berukuran lebih besar dari biasanya.

Penggunaan bread improver yang berlebihan dapat membahayakan untuk tubuh. Bahaya bread improver yang dapat timbul seperti sakit perut akut, diare, muntah bahkan keracunan. Untuk itu penggunaan bread improver harus sewajarnya saja dan tidak berlebihan.

Merk Bread Improver untuk Donat yang Bagus

Berikut ini adalah beberapa merk bread improver untuk donat yang bagus untuk menyempurnakan pembuatan donat. Merk yang sering digunakan antara lain:

1. Bakerin Plus

Sumber: shopee.co.id

Bread Improver dari Bakerin Plus ini terbuat dari komposisi seperti gluten, tepung tapioka, vitamin C, serta enzim amilase.

Dengan menambahkan bakerin plus ke dalam adonan, maka akan memberikan roti dengan tekstur lebih lembut, mulai dari luar sampai ke serat terdalamnya.

Bakerin Plus sendiri berbentuk bubuk dan untuk 1 kg tepung hanya diperlukan sekitar 2–4 g bakerin plus saja.

2. Angel

Sumber: shopee.co.id

Bread Improver dari Angel bukan hanya untuk membuat teksturnya jadi lebih lembut. Akan tetapi, juga bisa membuat pengembangan roti jadi lebih sempurna. Sehingga, saat anda menabraknya, maka akan terlihat serat-serat roti yang lembut.

Ketersediaan bread improver angel di pasaran hanyalah dalam aroma netral. Jadi, bisa anda tambahkan esens untuk menciptakan aroma tertentu.

3. Compact

Sumber: blibli.com

Penggunaan merk Compact akan membuat adonan lebih lentur dan serat-seratnya pun berwarna putih. Dengan demikian, tampilan donat anda jadi akan lebih menarik. Jadi, bukan hanya mendapatkan sisi teksturnya saja, tetapi juga dari segi penampilan.

4. Magimix Yellow

Sumber: shopee.co.id

Jika anda ingin mempercepat proses fermentasi ragi, maka bisa gunakan zat pelunak gluten yang ada di bread improver ini

Selain itu, proses memadatkan serat di roti juga akan lebih cepat dengan adanya bahan ini. Adapun komposisinya sendiri terdiri atas enzim, tepung terigu, dan zat pelunak gluten.

5. S-500 Improver

Sumber: shopee.co.id

Nah, Improver satu ini terkenal sebagai improver murni. Pasalnya, terdapat asam askorbat yang terbilang cukup tinggi dan juga berdaya serat tinggi pada Improver S-500.

Jika dibandingkan dengan donat, penggunaan S-500 improver lebih sering dilibatkan dalam pembuatan roti tawar

Baca Juga :  12 Merk Ragi Instan yang Bagus untuk Kue dan Roti

6. Lecitem 500

Sumber: shopee.co.id

Selain bisa mempercepat proses fermentasi raginya, merk bread improver untuk donat yang bagus satu ini juga bisa melembutkan dan membuat roti jadi lebih empuk.

Akan lebih berguna jika zat gluten yang ada di dalam Lecitem 500 ini mempunyai kadar yang tinggi.

7. Soft Alpaga

Sumber: shopee.co.id

Penambahan bread improver dengan soft alpaga akan membuat teksturnya menjadi lebih empuk. Begitu juga dengan daya tahannya yang relatif lebih lama daripada yang lainnya.

Hal tersebut dikarenakan adanya enzim dan zat pelunak gluge yang berada dalam keadaan seimbang di dalam Soft Alpaga.

8. Baker Bonus

Sumber: shopee.co.id

Komposisi dari Baker Bonus bersifat alami yaitu ada tepung terigu dan ragi. Hal tersebut membuatnya lebih sering digunakan oleh pengusaha donat.

Dengan anda menambahkan baker bonus ke dalam adonan roti ataupun donat, teksturnya lebih empuk sekitar 1–2 hari.

Tips Membuat Adonan Donat Mengembang Lebih Sempurna

Ternyata, tidak cukup hanya dengan menggunakan merk bread improver untuk donat yang bagus. Pasalnya, juga ada beberapa teknik untuk membuat proses pengembangannya jadi lebih sempurna.

Tentu saja, tidak semua orang mengetahui trik ini. Jadi, anda beruntung bisa membaca artikel ini. Berikut adalah beberapa tips membuat pengembangan donat jadi lebih sempurna.

  • Mengenali Kualitas Bahan

Pembuatan donat terbilang cukup sederhana, karena tidak banyak bahan yang dibutuhkan, seperti ragi, susu, telur, margarin, tepung, dan gula.

Akan tetapi, kualitas masing-masing bahan yang anda gunakan akan menentukan seberapa baguskah untuk emnghasilkan donat yang diinginkan.

Gunakanlah tepung terigu berprotein sedang yang memang masih bagus kualitasnya dan kebersihannya pun terjaga. anda bisa memilih tepung yang berada di kemasan aslinya.

Sementara, untuk ragi, pilihlah yang kering dan masih baru. Ragi sendiri merupakan mikroorganisme hidup yang berfungsi mengembangkan adonan.

Jika menggunakan ragi yang telah ada, maka pastikan mikroorganismenya masih hidup. Ini bisa anda pastikan dengan menyiapkan air hangat lalu diberi sedikit ragi. Aduk lalu diamkan. Jika muncul gelembung, pertanda bahwa raginya masih aktif.

  •  Lakukan Pencampuran Bahan dengan Teliti

Apakah anda menggunakan tepung yang masih baru keluar dari kemasannya? Perhatikan, tetap lakukan ayakan agar tepung tidak menggumpal ketika digunakan.

Anda bisa mencampurkan semua bahan padatnya dulu, setelah itu dilanjutkan dengan bahan cair.

Saat mencampurkannya, pastikan untuk menghindari kontak dengan garam. Jika berkontak, ragi berpotensi tidak berfungsi lagi.

Selain itu, anda harus tahu kegunaan bahan bahan yang akan dicampur, agar tidak salah misalnya perbedaan soft bread dengan bread improver. Soft bread berguna untuk melembutkan roti sedangkan bread improver berguna untuk membuat adonan menjadi lebih mengembang.

  • Tekstur Donat yang Lembut

Agar menghasilkan donat bertekstur lembut, maka pastikanlah untuk mengaduknya hingga adonan kalis. Ini merupakan langkah awal supaya tekstur donat lebih sempurna.

Baca Juga :  8 Merk Tepung Terigu Protein Tinggi untuk Donat

Janganlah melanjutkan proses jika adonannya ternyata belum kalis. Untuk tahu seperti apa adonan yang sudah kalis, bisa dibaca di pembahasan setelah ini ya.

  • Mengistirahatkan Adonan

Jika sudah mengaduk adonan hingga kalis, maka saatnya mengembangkan adonan dengan ragi.

Ini adalah proses penting. Untuk itu, anda bisa menutup adonan kira-kira 30–60 menit. Lalu, pastikan juga bahwa adonan mengembang hingga dua kali lipat dari semula.

Untuk menutup adonan, mungkin andabisa gunakan wadah dengan kain lap yang basah ataupun plastik wrap juga bisa.

  • Keluarkan Udara dari Dalam Adonan

Setelah didiamkan 30–60 menit, saatnya untuk memastikan bahwa udara dalam adonan sudah keluar atau belum.

Untuk mengeluarkannya, anda bisa mengempiskan dengan kepalan tangan ataupun menguleni adonan supaya tercampur merata.

Adonan bisa diuleni hingga elastis dan lembut. Setelah itu, istirahatkan kembali 5 menit, tanpa ditutup dengan lap basah ataupun plastik wrap.

  • Persiapan Menggoreng

Bentuklah donatnya sesuai dengan keinginan anda. Setelah itu, pastikan anda sudah menyiapkan wajan yang berisikan minyak goreng.

Saat menggoreng donat, disarankan agar minyaknya lebih banyak supaya donat lebih cepat mengembang.

Mulailah memanaskan minyak dengan api kecil. Lalu darimana tahu jika minyak sudah panas atau belum? Nah, anda bisa menggunakan sumpit kayu lalu dicelupkan ke minyak.

Apabila minyaknya sudah panas, sumpit mungkin akan mengeluarkan buih kecil. Lalu masukkanlah donat satu per satu. Sebaiknya jangan menggoreng donat dalam jumlah terlalu banyak.

Bagaimana Cara Mengetahui Bahwa Donat Telah Mengembang Sempurna?

Setelah sebelumnya mengetahui cara membuat  adonan donat agar mengembang sempurna, lalu darimana kita bisa tahu bahwa adonan benar-benar sudah mengembang?

1. Elastis dan Berbentuk Lembaran Tipis

Ciri paling mudah dikenali yaitu adonannya bersifat lentur atau elastis, layaknya karet saat ditarik.

Ini menandakan bahwa adonan sudah mengembang dengan sempurna, atau juga bisa dengan merentangkan adonan lalu membuatnya menjadi tipis.

Apla adonan sedikit transparan dan tak mudah robet, maka adonan sudah kalis dan siap untuk dikembangkan.

2. Tidak Lengket di Tangan

Jika sudah diuleni selama 10 menit, harusnya sudah bisa dirasakan kalau adonan sudah tidak menempel lagi di tangan anda.

Ini pun trik paling mudah untuk mengetahui bahwa adonannya sudah kalis atau masih belum

Akan tetapi, selain tidak lengket, anda juga merasakan bahwa teksturnya telah berubah jadi lebih lembut, mengkilap, dan licin. Ini juga termasuk pertanda bahwa adonan sudah kalis dan siap untuk melalui proses selanjutnya.

3. Angkat lalu Jatuhkan

Lalu, cara pengujian lainnya yaitu dengan mengangkat lalu menjatuhkan donat.

Pertama, bisa bentuk dulu donat seperti bola. Setelah itu angkat lalu jatuhkan ke papan ataupun wadah untuk membuatnya tadi.

Saat dijatuhkan, amati hasilnya. Apabila bentuknya kembali seperti sebelum dijatuhkan, artinya adonan sudah kalis dan siap untuk dikembangkan.

4. Memukul Adonan

Anda bisa mencubit kecil pada bagian adonan. Apabila rasanya sudah kenyal, kencang, dan empuk, pertanda bahwa adonannya sudah benar-benar kalis.

Berbagai merk bread improver untuk donat yang bagus tersedia di pasaran. Sebelum membeli, perhatikanlah dengan detail kapan tanggal kadaluarsanya agar pengembang yang digunakan tidak merusak adonan anda.

Artikel Terkait

Bagikan:

Avatar

ngulasmerk

Saya adalah penulis artikel berpengalaman dengan lebih dari 7 tahun pengalaman. Menulis adalah passion saya, dan saya selalu berupaya memberikan konten berkualitas tinggi.