Resistor Avometer Terbakar? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya

ngulasmerk

Avometer atau multimeter menjadi salah satu alat ukur yang banyak digunakan dalam dunia kelistrikan. Meski memiliki nilai guna yang tinggi, tentu saja akan ada sejumlah kendala dan kerusakan yang mungkin terjadi, salah satunya resistor avometer terbakar.

Lantas, apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi? Bagaimana pula cara memperbaiki kerusakan tersebut? Nah, untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasannya dalam artikel berikut!

Mengulas Penyebab Kerusakan Avometer

Sebagai sebuah alat yang digunakan untuk mengukur sejumlah indikator kelistrikan, kerusakan menjadi hal yang sejatinya wajar. Akan tetapi, ada baiknya jika Anda mengetahui berbagai penyebab kerusakan tersebut sebagai berikut.

Sering terkena goncangan

Tahukah Anda, goncangan yang seringkali terjadi pada avometer bisa membuat alat pengukuran tersebut menjadi mudah rusak? Ya, multimeter yang terjatuh bahkan terlempar tidak jarang akan membuat sejumlah komponen menjadi rusak, bahkan jika mengalami konslet, maka kemungkinan juga akan terbakar.

Goncangan atau benturan yang terjadi satu-dua kali mungkin tidak akan banyak berpengaruh, akan tetapi jika terlalu sering terbentur dan terkena goncangan yang kuat tentu bisa menyebabkan terjadinya kendala di bagian dalam avometer tersebut.

Penggunaan avometer memang tidak boleh sembarangan, terlebih alat ini memiliki kegunaan yang sangat penting untuk mengukur besaran listrik sehingga nantinya dapat digunakan sehari-hari. Oleh karenanya, hindari berbagai kemungkinan alat tersebut terjatuh, misalnya tidak ditempatkan pada pinggiran meja atau benda yang tidak datar.

Adanya kesalahan selama penggunaan

Kesalahan dalam penggunaan multimeter tidak jarang juga akan membuat risiko resistor avometer terbakar bisa terjadi. Salah satunya jika Anda terlalu cepat memutar selector pada multimeter tersebut di mana jika terlalu cepat, ada kemungkinan komponen ini menjadi rusak bahkan terbakar karena arus berlebih yang mengalir.

Baca Juga :  10 Mesin Cuci untuk Bed Cover Ukuran Besar Terbaik

Salah memutar saklar selector juga bisa menjadi salah satu penyebab yang membuat kinerja avometer terganggu, terlebih untuk mengukur tegangan yang tinggi. Jika hal ini sampai terjadi, sudah pasti akan ada arus listrik yang berlebih sehingga dapat menyebabkan komponen menjadi rusak hingga gosong karena terbakar.

Hal yang juga bisa saja terjadi ketika probe terbalik ketika Anda melakukan pengukuran. Kabel yang terbalik namun dipaksakan juga akan membuat pengukuran menjadi tidak dapat akurat dan tegangan tinggi ini akan menjadi bumerang bagi ketahanan multimeter.

Avometer sering terkena air

Pernah tidak sengaja menuang air ke bagian multimeter? Berhati-hatilah, sebab hal tersebut bisa membuat komponen di dalam avometer ini menjadi konslet yang kemudian jika teraliri listrik maka komponen tersebut akan menjadi cepat rusak.

Meski terbilang merupakan alat ukur, akan tetapi, multimeter tetap harus dijaga dengan baik. Terlebih, penggunaannya sangat penting mengingat komponen di dalamnya juga rentang mengalami kerusakan jika tidak digunakan secara bijak.

Input tegangan yang berlebih

Ketika menggunakan multimeter, tentunya Anda harus menghubungkannya secara seri dengan rangkaian yang diukur. Untuk meminimalisir resistansi instrumen, maka rangkaian pengukuran arus multimeter dirancang sedemikian rupa guna memiliki impedansi yang rendah.

Jika multitester terhubung secara paralel, tentu saja hal tersebut bisa dibilang keliru, terlebih jika terhubung ke catu daya sirkuit. Hal ini tentu akan membuat tegangan suplai listrik diterapkan melintasi terminal multimeter yang menyebabkan arus berlebih mengalir sehingga membuat instrumen resistor avometer terbakar.

Sejatinya ada banyak lagi penyebab yang membuat avometer menjadi rusak bahkan terbakar. Mulai dari faktor usia karena baterai yang habis, hingga berbagai komponen lain yang sudah tidak berfungsi. Tidak jarang, ada juga kendala yang disebabkan oleh solderan avometer yang terlepas.

Baca Juga :  Ini Dia Perbedaan MCB Schneider Biru dan Orange

Cara Mengatasi Kerusakan Avometer

Sumber: shopee.co.id

Anda mungkin berpikir jika alat ukur yang satu ini rusak, maka langsung saja ganti dengan yang baru. Padahal jika tidak terlalu parah, Anda masih bisa mengatasi berbagai kerusakan yang terjadi. Berikut beberapa perbaikan yang bisa dilakukan.

Cek kabel multimeter

Jika avometer tersebut tidak menunjukkan respon apapun, ada baiknya Anda cek terlebih dahulu kabel alat ukur tersebut apakah berfungsi sebagaimana mestinya atau tidak. Kabel tersebut bisa diganti maupun diperbaiki apabila masih memungkinkan.

Cara mengeceknya pun tidak sulit, yakni dengan menguji salah satu ujung kabel yang dihubungkan ke baterai positif, dan ujung kabel positif lain ke beban seperti LED atau motor DC. 

Pada beban yang sama, hubungkan ujung kabel negatif ke baterai negatif. Jika LED atau motor DC tersebut tidak berputar atau nyala, maka permasalahan terdapat pada kabel tersebut sehingga harus diganti. Akan tetapi jika masih menyala, maka ada kemungkinan komponen lainnya.

Perbaikan jarum dan baterai avometer

Perbaikan avometer memang perlu dilakukan dengan menyesuaikan kerusakannya. Nah, jika kerusakan tersebut hanya karena baterai yang lemah atau daya baterai yang mati, Anda hanya perlu mengganti baterai tersebut dengan yang baru sehingga avometer dapat berfungsi kembali. Meski demikian, Anda bisa coba dulu langkah-langkah berikut untuk mengecek apakah baterai memang berpengaruh pada kerusakan, bahkan resistor avometer terbakar.

  • Cek dulu apakah kabel avometer masih berfungsi atau malah ada yang putus.
  • Jika tidak ada yang putus, cabut dulu kabel pengukur tersebut, kemudian nyalakan avometer lalu atur posisi jarum agar posisinya berada di bagian skala kiri dengan memutar skrup di atas jarum penunjuk.
  • Pasang kedua kabel pengukur lalu atur saklar pemilih ke Rx1 kilo ohm. Satukan kedua ujung kabel pengukur, dan lihat apakah jarum penunjuk bergerak ke arah kanan dan diam pada garis skala nol.
  • Jika jarum tersebut tidak menunjukkan pergerakan, lepas baterai pada avometer tersebut. Apabila sudah diganti namun tetap tidak menunjukkan perubahan, maka ada kemungkinan kerusakan terjadi pada komponen bagian dalam dari avometer seperti resistor avometer terbakar.
Baca Juga :  Inilah Cara Menghitung Avometer dan Pengukurannya

Ganti komponen resistor

Bisa dibilang, cara ini merupakan cara terakhir sebab penggantian memang harus benar-benar dilakukan apabila komponen resistor avometer mengalami gosong alias terbakar. Adapun cara penggantiannya bisa dilakukan pada tukang servis berpengalaman bahkan bisa dilakukan oleh Anda sendiri.

Untuk mengganti komponen tersebut, mula-mula buka avometer terlebih dahulu kemudian balik PCB yang ada di dalamnya jika letak PCB tersebut terbalik. Selanjutnya, cek kembali bagian ujungnya apakah ada tanda hitam terbakar. Jika ada, maka tentu saja Anda harus segera melepas resistor tersebut lalu diganti dengan yang baru.

Resistor memang menjadi komponen pertama yang rusak apabila terjadi kesalahan atau kendala dengan pengukuran. Terlebih resistor yang berukuran 18 Ohm memang terbilang rentan rusak. Hal ini bisa ditandai dengan pengukuran skala yang kacau dan tidak tepat sehingga harus segera dilakukan penggantian.

Itulah beberapa penyebab yang bisa menyebabkan avometer rusak bahkan berisiko resistor avometer terbakar. Nah, jangan lupa juga menerapkan berbagai cara yang sudah kami sampaikan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Selain hal tersebut, ada baiknya Anda memilih merk avometer terbaik, agar avometer yang Anda miliki lebih terjamin kualitasnya dan bekerja dengan maksimal . Semoga informasi ini bermanfaat buat Anda yang sedang mencari penyebab terbakarnya suatu resistor.

Referensi:

Artikel Terkait

Bagikan:

[addtoany]

Avatar

ngulasmerk

Saya adalah penulis artikel berpengalaman dengan lebih dari 7 tahun pengalaman. Menulis adalah passion saya, dan saya selalu berupaya memberikan konten berkualitas tinggi.

Tags