Jangan Panik! Inilah 4 Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Indah Sari

Ngulasmerk.com – Bagaimana cara mengatasi mimisan pada anak? Saat anak mengalami mimisan akan membuat anak merasa tidak nyaman saat beraktivitas. Dalam istilah medis, mimisan disebut dengan epistaksis. Menurut penelitian ada sekitar 60 persen orang yang pernah mengalami mimisan dalam hidup mereka, termasuk pada masa anak-anak.

Anak yang sering mengalami mimisan pada umumnya adalah anak dengan rentang usia 2 hingga 10 tahun. Mimisan dapat terjadi kapan saja, misalnya saat bermain, sedang belajar di sekolah, bahkan saat anak tidur. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh udara yang sangat kering atau saat berada di lingkungan yang bersuhu panas.

Penyebab Mimisan dan Cara Mengatasi Mimisan pada Anak

Cara mengatasi mimisan pada anak

Sebelum mengetahui cara mengatasi mimisan pada anak, sebaiknya Anda mengetahui berbagai penyebabnya terlebih dahulu. Beberapa penyebab mimisan pada anak antara lain adalah karena menghembuskan nafas terlalu keras, seperti ketika buang ingus, atau mengorek hidung terlalu dalam.

Selain itu, juga ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab mimisan pada anak, antara lain berikut ini.

  • Infeksi.
  • Alergi.
  • Karena benturan atau cedera pada hidung.
  • Adanya benda asing yang masuk ke dalam hidung.
  • Kelainan bentuk atau pembuluh darah dalam hidung.
  • Adanya gangguan pembekuan darah, seperti hemofilia.
  • Efek samping obat-obatan tertentu.

Dan dari semua penyebab tersebut, flu dan alergi yang sering kambuh menjadi penyebab mimisan pada anak yang paling umum terjadi.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi mimisan pada anak.

Baca Juga :  Auto Glowing! Inilah 4 Cara Menggunakan Krim Kelly Agar Cepat Putih dan Bercahaya

1. Dengan Menjepit Hidung

Cara mengatasi mimisan pada anak yang pertama adalah dengan cara menjepit hidung. Caranya gunakan ibu jari dan jari tengah si Kecil untuk menjepit kedua cupit hidung. Kemudian, biarkan si Kecil bernapas melalui mulut.

Lakukan jepit hidung secara terus menerus selama 10 sampai 15 menit. Sehingga, pembuluh darah akan menerima tekanan yang cukup dan dapat membantu menghentikan aliran darah.
Segeralah mencari bantuan medis bila mimisan pada anak tidak kunjung berhenti.

Baca Juga : Cara Mengobati BAB Berdarah Paling Mudah dan Ampuh

2. Duduk atau Condongkan Tubuh Anak ke Depan

Selain menjepit hidung, cara mengatasi mimisan pada anak adalah dengan menyuruh anak duduk dan condongkan tubuh anak ke arah depan. Lalu angkat kepalanya, hal ini bertujuan agar darah tidak turun ke tenggorokan. Sebab, jika darah masuk ke tenggorokan akan membuat anak tersedak atau sakit perut.

3. Jangan Mengorek atau Meniup Hidung

Cara mengatasi mimisan pada anak

Saat anak mengalami mimisan, jangan sekali-kali untuk mengorek atau meniup hidung anak, seperti membuang ingus. Selain itu, jangan juga memposisikan kepala anak lebih rendah dari jantung. Jangan pula memasukkan benda apa pun ke dalam hidung, seperti tisu atau semprot hidung, selama pendarahan masing berlangsung.

4. Bawa ke Pusat Kesehatan Terdekat

Jika setelah melakukan pertolongan pertama, mimisan masih berlangsung maka segera bawa anak ke pusat kesehatan terdekat. Selain itu, segera bawa ke rumah sakit terdekat jika saat mimisan anak memiliki beberapa gejala lain seperti muka pucat, lemas, detak jantung cepat, sulit bernapas.

Atau jika pendarahan terlalu banyak, anak batuk atau muntah hebat karena ada darah yang tertelan. Anak mengalami mimisan lebih dari 2 kali dalam seminggu, anak sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Dan juga jika anak mengalami pendarahan di bagian lain, seperti gusi.

Baca Juga :  Jangan Dibuang! Inilah 4 Manfaat dan Cara Mengolah Kulit Manggis untuk Kecantikan

Demikian tadi 4 cara mengatasi mimisan pada anak sebagai pertolongan pertama saat terjadi mimisan. Jangan panik saat anak mengalami mimisan, namun jika anak sering kali mengalami mimisan. Seperti seminggu lebih dari 2 kali, maka segera cek kesehatan anak lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Artikel Terkait

Bagikan:

[addtoany]

Indah Sari

Indah Sari

Seorang penulis dan blogger yang berdedikasi pada dunia kesehatan dan gaya hidup sehat. Membagikan wawasan dan informasi yang bermanfaat untuk membantu orang lain mencapai keseimbangan dan kesejahteraan dalam hidup.